Kamis, 14 Januari 2010

Mengenal Otot Kita


Semakin kita mengenal otot kita maka akan semakin mudah kita melatihnya. Jika kita melihat bagian otot, maka sebenarnya ada 600 lebih otot yang melekat pada tulang kita. Bagian-bagian ini saling menunjang satu sama lain dan saling mendukung untuk gerakan kita. Walaupun terdapat 600 lebih, tetapi kita bagi saja yang mudah kita lihat beberapa otot yang dominan kita lihat.
Otot besar dan otot kecil
Pembagian ini akan dipermudah pada yang bisa dilihat. Otot yang tergolong otot besar pada tubuh kita adalah otot dada, otot punggung dan otot kaki. Sedangkan otot yang tergolong otot kecil adalah otot biceps, triceps, bahu, dan perut. Pembagian ini sebenarnya hanyalah cara kita membagi dengan mudah tanpa ada indikasi yang jelas kecuali ukuran ototnya.
Mengenal Otot
Jika kita berbicara tentang otot dada, maka sebenarnya terdapat 2 otot baik disebelah kanan maupun disebelah kiri. Bagian otot dada pertama adalah pectoralis major yang terletak didepan. Sedangkan otot dada kedua adalah pectoralis minor yang terletak dibelakang pectoralis major. Jadi ketika kita melatih otot dada kita, sebenarnya otot tersebut tidak dibagi bagian atas dan bawah, melainkan depan dan belakang.
Bagian punggung yang terbesar adalah otot latissimus dorsi. Bagian otot ini jika dilatih dan mengembang maka membentuk seperti sayap dan bisa terlihat dari bagian depan tubuh anda. Inilah yang disebut bentuk V pada tubuh anda.
Bagian bahu dibentuk otot yang tepat diatas tangan, yaitu deltoid. Sedangkan otot yang terletak antara bahu dan leher adalah otot trapezius. Latihan yang anda lakukan antara otot deltoid dan otot trapezius berbeda. keuntungan melatih otot trapezius terutama adalah untuk orang kurus yang mempunyai leher (terlihat) panjang. Otot trapezius yang terlatih akan membuat leher anda terlihat lebih pendek dan lebih berisi.
Bagian kaki adalah bagian yang paling banyak ototnya. Paha memiliki otot quadriceps yang biasanya dilatih dengan squat dan lunges. Sedangkan otot betis atau calf terletak dibagian belakang tulang kering. Cara melatih otot betis ini umumnya dengan menggerakkan telapak kaki (dengan beban tentunya). Cara melatihnya bisa dilihat pada artikel Bentuk Betis Kokoh.
Yang sering orang salah persepsi adalah otot triceps dan biceps. Sering kali orang lebih mengutamakan otot biceps untuk dilatih. Padahal 2/3 dari otot pada lengan atas kita ada pada otot triceps. Dan ketika tangan anda selonjor kebawah (rileks) malahan triceps ini yang tampak lebih menonjol dan eyecatching. Sedangkan otot biceps hanya bisa dilihat ketika anda membuat pose seperti binaragawan (anda tidak mungkin melakukan itu terus, apalagi didepan umum khan?). Kedua otot tangan ini perlu dilatih seimbang agar tangan anda bisa tampak besar penuh.
Jenis otot terakhir yang kita bahas adalah otot perut. Otot perut yang biasa disebut six pack sebenarnya terdiri dari satu otot saja, yaitu abdominal. Sedangkan pada bagian samping tubuh, terdapat otot obliques. Ini adalah satu otot yang paling kuat dalam tubuh kita karena menunjang keseluruhan gerakan tubuh. Hanya saja, lemak paling suka menempel pada bagian ini sehingga akan membuat otot anda tertutup. Caranya untuk menyingkirkan lemak ini bukanlah dengan melakukan latihan crunch ribuan repetisi, tetapi dengan pola makan yang benar.
Berikutnya kita akan membahas tentang jenis-jenis latihan yang populer.

Selasa, 12 Januari 2010

Ergonomi


Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).

Ergonomi dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.Keduanya mengarah kepada tujuan yang sama yakni peningkatan kualitas kehidupan kerja (quality of working life). Aspek kualitas kehidupan kerja merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi rasa kepercayaan dan rasa kepemilikan pekerja kepada perusahaan, yang berujung kepada produktivitas dan kualitas kerja.

Pencapaian kinerja manajemen K3 sangat tergantung kepada sejauh mana faktor ergonomi telah terperhatikan di perusahaan tersebut. Kenyataannya, kecelakaan kerja masih terjadi di berbagai perusahaan yang secara administratif telah lulus (comply) audit sistem manajemen K3. Ada ungkapan bahwa “without ergonomics, safety management is not enough”. Keluhan yang berhubungan dengan penurunan kemampuan kerja (work capability) berupa kelainan pada sistem otot-rangka (musculoskeletal disorders) misalnya, seolah-olah luput dari mekanisme dan sistem audit K3 yang ada pada umumnya. Padahal data menunjukkan kompensasi biaya langsung akibat kelainan ini (overexertion) menempati rangking pertama (sekitar 30%) dibandingkan dengan bentuk kecelakaan-kecelakaan kerja yang lain.

Kondisi berikut menunjukkan beberapa tanda-tanda suatu sistem kerja yang tidak ergonomik:

*
Hasil kerja (kualitas dan kuantitas) yang tidak memuaskan
*
Sering terjadi kecelakaan kerja atau kejadian yang hampir berupa kecelakaan
*
Pekerja sering melakukan kesalahan (human error)
*
Pekerja mengeluhkan adanya nyeri atau sakit pada leher, bahu, punggung, atau pinggang
*
Alat kerja atau mesin yang tidak sesuai dengan karakteristik fisik pekerja
*
Pekerja terlalu cepat lelah dan butuh istirahat yang panjang
*
Postur kerja yang buruk, misalnya sering membungkuk, menjangkau, atau jongkok
*
Lingkungan kerja yang tidak teratur, bising, pengap, atau redup
*
Pekerja mengeluhkan beban kerja (fisik dan mental) yang berlebihan
*
Komitmen kerja yang rendah
*
Rendahnya partisipasi pekerja dalam sistem sumbang saran atau hilangnya sikap kepedulian terhadap pekerjaan bahkan keapatisan

Dengan ergonomi, sistem-sistem kerja dalam semua lini departemen dirancang sedemikian rupa memperhatikan variasi pekerja dalam hal kemampuan dan keterbatasan (fisik, psikis, dan sosio-teknis) dengan pendekatan human-centered design (HCD). Konsep evaluasi dan perancangan ergonomi adalah dengan memastikan bahwa tuntutan beban kerja haruslah dibawah kemampuan rata-rata pekerja (task demand < work capacity). Dengan inilah diperoleh rancangan sistem kerja yang produktif, aman, sehat, dan juga nyaman bagi pekerja.

Senin, 11 Januari 2010

10 Tips agar Tubuh Menjadi Berisi



Banyak sekali artikel yang berbicara tentang mengurangi berat badan, padahal masih banyak yang ingin sekali bisa menambah beberapa kilogram berat tubuhnya. Sebelum kita berbicara tentang hal itu, mari kita pertama mengerti, apakah kita terlalu kurus atau tidak?
Mudah saja, hitung Body Mass Index anda. Jika kurang dari 18.5, maka anda tergolong dibawah berat standar. BMI bisa anda hitung dengan menggunakan kalkulator BMI yang terrsedia diwebsite ini. Ada banyak suplemen untuk meningkatkan berat badan dipasaran (dan juga bisa anda dapatkan di BugarShop) yang bisa membantu meningkatkan kalori yang anda konsumsi, tetapi pemilihan jenis makanan juga mempengaruhi penambahan berat badan anda.
Prinsip dasar dari penambahan berat badan sebenarnya sederhana: anda perlu mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang tubuh anda gunakan untuk energi, dengan kata lain jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang). Coba ikuti 10 tips terbaik ini:
1. Makan lebih banyak kalori
Yang ini akan membutuhkan sedikit perhitungan. Umumnya kalori yang dibutuhkan secara rata-rata adalah 2.200 kalori dalam melakukan aktivitas ringan. Untuk wanita, sekitar 1.900 kalori. Anda perlu menambahkan 1.000 ekstra kalori per hari untuk memperoleh setidaknya 0,4 sampai 0,5 kg seminggu.
2. Buat pilihan yang pintar
Pilihlah susu, ikan dan daging dibandingkan roti. Juga pilih telur dibandingkan sayur. Makanan yang tinggi protein seperti kacang dan makanan yang tinggi serat dan karbohidrat seperti kentang, nasi, ubi adalah keharusan.
3. Tidur adalah saatnya pertumbuhan
Ini yang sering dilupakan oleh orang-orang yang kurus, karena biasanya mereka punya energi yang tinggi sehingga susah tidur dan akhirnya mengabaikannya serta sering begadang. Padahal tubuh anda baru bisa tumbuh lebih besar saat tidur dan tentunya tidak kurang dari 7-8 jam sehari.
4. Makan lebih sering
Jangan tunggu sampai perut anda lapar, segera makan secara rutin. Tetapi juga jangan makan sampai terlalu kenyang, karena proses pencernaannya jadi kurang sempurna. Sebisa mungkin bagi porsi makan anda yang biasanya 3 kali sehari menjadi 6 kali sehari.
5. Minum sangatlah penting
Walaupun hanya air putih, tetapi sangatlah berguna untuk tubuh anda agar bisa mengalirkan sumber makanan. Tambahkan juga minuman-minuman yang tinggi kalori seperti jus buah atau susu.
6. Tingkatkan olahraga dan latihan anda
Tapi tidak sembarang olahraga berguna untuk menambah berat badan. Olahraga kardio seperti aerobik, lari, jogging, basket sangat tidak disarankan. Anda perlu berlatih fitness yang keras dan intensif untuk memperoleh lebih banyak berat badan dan otot.
7. Beban adalah jalannya
Fokuslah pada latihan menggunakan dumbbell atau barbell sehingga bisa menarget kelompok otot besar anda.
Latihan-latihan terbaik untuk membangun massa otot dan menambah berat badan adalah squat, dead lift, bench press, barbell row, pull up dan bar dips.
8. Jangan terlalu lama di Gym
Umumnya orang kurus mempunyai metabolisme yang tinggi (artinya anda menggunakan energi cukup banyak bahkan saat beristirahat). Anda perlu latihan yang singkat tapi berat dan hindari latihan dalam waktu yang terlalu lama.
9. Kreatin?
Supelemen kreatin dapat membantu beberapa atlet untuk memperoleh berat badan. Hal ini bisa karena 2 hal, yang pertama kreatin menambahkan energi untuk berlatih dan juga menarik air untuk menambah isi otot anda.
10. Konsisten!
Mungkin perlu beberapa bulan agar tubuh anda bisa bertambah beratnya. Beberapa orang begitu mudah frustasi dan langsung memutuskan cara yang dia lakukan selama 2 minggu gagal karena begitu menginginkan hasil yang drastis.
Tubuh anda hanya akan bereaksi terhadap jadwal yang konsisten.

Pertanyaan Interview Kerja

Tips ini buat temen-temen yang mau cari kerja terus mau masuk ke segmen wawancara, biasa nya perusahaan akan tahu bagaimana kita lewat wawancara.
wawancara adalah bagian penting dari melamar pekerjaan ini merupakan pertanyaan jebakan perusahaan yang biasa di tanyakan ke kita untuk melihat kepribadian kita.

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.

Perencanaan dalam Pemberdayaan Otak



1. PERENCANAAN STRATEGIK
Sebelum anda melangkah untuk melaksanaan pemberdayaan otak, maka diperlukan suatu kepercayaan diri bahwa potensi otak anda belum dimanfaatkan sebagai mana mestinya dalam usaha-usaha meraih peluang-peluang masa depan, oleh karena itu diperlukan keputusan strategik sebagai perencanaan jangka panjang untuk menerobos otak dibawah sadar dengan mengintergrasikan otak atas sebelah kiri dan kanan.
Perubahan tentang diri anda, akan sangat tergantung keyakinan anda untuk berubah. Sejalan dengan itu bahwa untuk menggerakan imajinasi yang ada dalam diri dalam usaha anda untuk menggali tambang emas dalam diri anda adalah pikiran, juga ditentukan pula suatu komitmen pada diri anda untuk mempergunakan alat pikiran (kesadaran, kecerdasan dan akal) menuju kepada perubahan-perubahan yang positip yang anda inginkan dalam perspektif dalam hidup, bekerja dan belajar.
Langkah awal untuk menggerakkan anda berpikir dalam memperdayakan otak, diperlukan suatu rencana yang dapat menuntun anda yang sejalan dengan umur anda, yang telah dikemukakan pada bagian terdahulu yang menyebutkan umur ini menjadi lima masa, dalam posisi itulah anda berusaha untuk apa anda hidup didunia ini, keputusan ini kita sebut perencanaan strategik.
Keputusan-keputusan yang kita ambil itu kita tuangkan kedalam apa yang kita sebut dengan VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI,
KEBIJAKAN, PROGRAM dalam hidup anda sebagai tuntunan untuk anda melakukan perubahan-perubahan secara terus menerus sampai anda menemukan tentang diri anda, maka disitu pula anda mengenal keberadaan TUHAN.
Bagaimana anda merumuskan VISI HIDUP ANDA, visi menggambarkan perjalanan hidup anda sebagai anda memiliki cita-cita akan menjadi apa. Memang tidak gambang untuk merumuskan visi tersebut tanpa dapat menghayati tentang kepribadian anda, oleh karena itu menyelami untuk ingin tahu diperlukan suatu analisis. Daur hidup manusia dapat diibaratkan dengan daur hidup organisasi, sejalan dengan itu dalam hal inipun dapat kita pergunakan sebagai tahap awal dengan mempergunakan analisis SWOT yang merupakan singkatan dari lingkungan internal STENGHTS dan WEAKNESSES serta lingkungan eksternal OPPORTUNITIES dan TREATS. Bertitik tolak dari analisis tersebut, diharapkan dapat memberikan gambaran misalkan posisi dari masa muda memasuki masa dewasa pada umur 35 tahun s/d 50 tahun, bagaimana posisi letak kepribadian saat ini dan bagaimana kita mengembangkan ke masa depan.
2. V I S I
Untuk dapat menuntun perubahan-perubahan yang diinginkan, diperlukan langkah awal untuk merumuskan VISI hidup sebagai suatu pernyataan artikulasi dari CITRA, NILAI, ARAH DAN TUJUAN yang menggambarkan perjalanan mental dari yang diketahui ke yang tidak diketahui dalam rangka mewujudkan masa depan dari imajinasi atas fakta, harapan, impian, tantangan dan kesempatan.
Oleh karena itu visi hidup anda dimasa depan akan sangat ditentukan wajah visi anda dalam sikap yang positip dalam mengkomunikasikan suasana hati kepada orang lain Wujud visi dalam sikap digambarkan seperti dibawah ini:
CITRA dalam sikap menunjukkan VISI anda dalam mengkomunikasikan suasana hati yang dapat diterima oleh semua pihak atas gambaran peran yang diaktualisasikan dalam bentuk pengasih, penyayang, pelindung, pengampun, penyantun, pemurah, pendengar, pemberi, pengendali, kejujuran, rasa cinta, bersukur, sabar, silaturahmi dan memahami aturan main.
NILAI dalam sikap menunjukkan visi anda dalam mengaktualisasikan berpikir untuk mewujudkan citra yang berada dalam diri anda yang ditunjukkan dalam bentuk keteladanan, kebenaran, kepekaan, gaya hidup, pemberi manfaat, pemberi petunjuk.
ARAH dalam sikap menunjukkan visi anda dalam mengaktualisasikan untuk bertindak dalam mewujudkan citra, nilai sebagai tuntunanan untuk membangkitkan kesadaran dalam bentuk merasakan, memahami, dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, koneksi, dan pengaruh yang manusiawi.
TUJUAN dalam sikap mewujudkan visi anda dalam mengaktualisasikan dalam usaha melakukan perubahan sikap dan perilaku berpikir secara metodis artinya terjadi keseimbangan antara otak alat pikir dan hati alat menghayati yang didukung dengan alat kesadaran, kecerdasan dan akal sehingga terwujud imajinasi dalam menumbuhkan kreativitas berpikir dan bertindak.
3. M I S I :
Bertolak dari rumusan visi, maka langkah kedua menyiapkan sarana sebagai alat untuk mengadakan perjalanan, yang kita sebut dengan suatu pernyataan MISI yang menggambarkan bagaimana kita seharusnya melakukan perubahan kepribadian dimasa depan.
Perubahan harus dilakukan dari proses kita belajar secara terus menerus agar kita dapat menemukan tentang diri kita, oleh karena itu disatu sisi kita merumuskan visi yang mengambarkan perjalannan dan disisi lain kita merumuskan suatu pernyataan yang kita sebutkan MISI sebagai perwujudan dari visi.
Sejalan dengan yang kita utarakan diatas, maka sarana yang kita perlukan adalah MISI hidup sebagai suatu pernyataan artikulasi dari RASIONAL, EMOSIONAL, NALURI dan INDERA yang menggambarkan sarana yang kita perlukan dalam melakukan perjalan yang hendak kita tuju dalam bentuk perilaku asertif yang berujud kepribadian yang memiliki harga diri, kreativitas, tanggung jawab, kebijaksanaan, tujuan, komunikasi, keyakinan, adaptasi, kebulatan tekat (komitmen) dan penghayatan.
RASIONAL dalam perilaku menunjukkan misi anda dalam mewujudkan suatu kepribadian secara utuh, apa yang anda inginkan baik material maupun non-material dapat diawasi dan dikendalikan oleh batin rasional.
EMOSIONAL dalam perilaku menunjukkan misi anda dalam mewujudkan suatu kepribadian secara utuh untuk menerapkan secara effektif kemampuan merasakan dan memahami sebagai sumber energi, informasi, koneksi dan pengaruh yang manusiawi, menjadi menarik bagi emosi anda.
NALURI dalam perilaku menunjukkan misi anda dalam mewujudkan suatu kepribadian yang utuh untuk berbuat atau bereaksi yang sangat majemuk dan tidak disadari akan tetapi dapat diterima oleh naluri anda.
INDERA FISIK dalam perilaku menunjukkan misi anda dalam mewujudkan suatu kepribadian yang utuh untuk menggapai kemasyhuran atau kesuksesan dengan mengikutsertakan bantuan indera fisik yang sangat penting berupa alat pengliahatan dan alat pendengaran tapi tidak berarti alat-alat lainnya tidak berperan.
4. TUJUAN
Dibayangkan seandainya masa muda dari 15 tahun sampai dengan 30 tahun, ia berusaha memelihara masa muda agar tidak terjerumus dalam kemurkaan ALLAH SWT, serta siksaanNya yang pedih, membawanya mencapai keridhaan Allah SWT dan memperoleh pahalanya yang besar, maka memasuki masa dewasa dari umur 30 tahun sampai dengan 50 tahun, anda memerlukan suatu perencanaan yang akan merumuskan tujuan-tujuan yang anda inginkan dari penjabaran MISI HIDUP seperi yang telah kita ilustrasikan diatas, maka anda diharapkan perolehan karunia hikmah dan kebijaksanaan dengan kemurahan Allah SWT. Sehingga kelihatannya pada sifat lebih cenderung untuk mengerjakan berbagai ketaatan, menunjukkan hatinya kepada Allah SWT dan selalu bertobat kepadanya.
Ini tentunya bila ia mendapat taufiq dan inayah dari Allah SWT, seperti dalam firmannya: “Dan setelah menjadi dewasa dan cukup umurnya, Kami anugerahkan kepadanya hikmah dan ilmu pengetahuan. Demikianlah kami memberi balasan bagi orang-orang yang suka melakukan kebajikannya “ (Q.S.28:14) dan firmannya pula: “… sehingga apabila dia telah dewasa dan mencapai umur empatpuluh tahun, berkatalah ia: “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku jalan untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kepada kedua ibu-bapakku, dan doronglah aku untuk berbuat amal saleh yang Engkau ridhai ….” (Q.S46:15)
Dengan memperhatikan uraian yang kita kemukakan diatas, dapat ditarik satu kesimpulan, mengapa merumuskan tujuan secara kualitatif begitu penting bagi anda karena:
(1) Dengan merumuskan tujuan sebagai pemenuhan kebutuhan dasar, ia dapat memenuhi fungsi kesehatan dan keselamatan;
(2) Dapat menuntun kegiatan kearah waktu, usaha dan gagasan-gagasan;
(3) Dapat memberikan daya dorong kedalam diri sebagai dasar perkembangan dan harga diri berarti membentuk percaya diri sebagai summber sukses dan kemandirian;
(4) Dapat memberikan daya dorong untuk mengatakan, selalu ada sesuatu yang dapat anda lakukan, sehingga ia merasa bebas dan membuat kehidupan menarik dan menggembirakan;
(5) Dapat menuntun untuk secara terus menerus mengembangkan sikap positip dengan perilaku asertif.
Bertolak dari arti penting kita merumuskan TUJUAN yang dijabarkan dari MISI, maka sebagai dasar untuk menuntun langkah perumusan, beberapa hal-hal dibawah ini perlu mendapatkan perhatian :
(1) Seandainya anda menginginkan adanya pembaharuan, maka anda harus memiliki kepercayaan diri bahwa tujuan-tujuan yang dirumuskan itu milik anda;
(2) Susunlah tujuan yang menggerakkan anda menjadi suatu tantangan, tidak mudah tapi anda berkeyakinan untuk mengejarnya;
(3) Rumusan tujuan sebaiknya bersifat fokus dan jelas apa yang anda inginkan dan sejauh mungkin segala sesuatu akhirnya dapat diukur;
(4) Rumusan tujuan yang hendak dicapai haruslah memberikan ruang gerak yang harmonis sehingga antara tujuan-tujuan yang hendak dicapai tidak saling bertentangan;
(5) Rumusan tujuan yang hendak dicapai haruslah memberikan fleksibilitas dalam rangka perbaikan dan perubahan bila dipandang perlu sesuai dengan target-target waktu dalam pencapaiannya.
Dengan memperhatikan kerangka berpikir diatas, maka rumusan TUJUAN DARI PENJABARAN MISI DALAM MASA PEMUDA ANDA MEMASUKI DEWASA, dapat kita ilustrasi seperti dibawah ini :
(1) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dan pengetahuan dalam usaha anda untuk bereaksi dari sentuhan anda yang penuh pengetahuan;
(2) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dan perubahan dalam usaha anda secara terus menerus komit untuk melaksanakannya;
(3) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha anda untuk membangun rasa tanggung jawab;
(4) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha anda untuk membangun integritas sebagai landasan dasar yang mutlak;
(5) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha menggali tambang emas yang ada pada diri adalah dalam bentuk nilai-nilai inti yang berpotensi besar;
(6) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha menumbuhkembangkan wawasan kedalam realita khayalan;
(7) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha membentuk sikap positip dan perilaku asertif sebagai predeksi yang dapat terwujud dari keinginan anda;
(8) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha mengendalikan nafsu agar tindakan sejalan dengan tujuan;
(9) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha memanfaatkan kekuasaan agar tindakan sejalan dengan semua kepentingan;
(10) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha mewujudkan keuletan sebagai tonggak keberhasilan;
(11) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha mewujudkan cinta dalam kehidupan sebagai anugerah yang tidak terbayangkan;
(12) Membangun Kepribadian yang utuh menjadi kepemimpinan pribadi dalam usaha mewujudkan keteladanan sebagai keunggulan.
5. SASARAN
Sasaran dijabarkan berdasarkan rencana kualitatif tujuan-tujuan yang ingin dicapai seperti yang kita gambarkan diatas. Selanjutnya setiap tujuan tersebut dijabarkan sebagai suatu rencana yang menggambarkan secara kuantitatif untuk jangka waktu setiap lima tahun sekali, bila dipandang perlu diadakan perubahan sesuai dengan kemampuan untuk mewujudkan kepribadian yang utuh, yang terus menerus harus digali sepanjang hayat.
Sebagai ilustrasi, anda menjabarkan SASARAN No.1 secara kuantitatif seperti:
(1) Selama lina tahun dan secara berkelanjutan untuk mendalami penguasaan bahasa arab, inggeris;
(2) Dalam satu tahun meningkatkan keterampilan pemanfaatan komputer;
(3) Dalam satu tahun memiliki kemampuan dua kali khatam membaca kitab suci;
(4) Dsb.
6. STRATEGI
Untuk merealisasikan pencapaian sasaran yang telah digariskan sesuai dengan masa hidup yang anda jalani, maka strategi yang dapat ditempuh untuk kita dapat melaksanakan perubahan tentang diri sebagai mana yang kita harapkan adalah:
(1) Anda harus meyakini bahwa perubahan hanya dapat dilakukan sepanjang anda memiliki niat untuk berubah, untuk itu perlu komitmen diri anda sendiri;
(2) Secara terus menerus memaksimumkan alat berpikir dalam bentuk kesadaran, kecerdasan dan akal dalam memperdayakan otak;
(3) Melaksanakan syariat lahir (syariat) dan syariat batin (hakikat) tanpa terpisah-pisah sehingga amalan lahir dan batin wajib dilaksanakan serentak dalam satu masa di semua waktu dan keadaan.
7. KEBIJAKSANAAN DAN PROGRAM
Bertolak dari strategi yang kita kemukakan diatas untuk memberikan pedoman kepada anda bahwa pencapaian visi, misi tujuan dan sasaran dengan memberikan arah dan keterkaitan dalam pemberdayaan otak, maka diperlukan penjabarannya kedalam seperangkat kebijaksanaan dalam bentuk pengaturan dan petunjuk dari mana rencana kegiatan kedalam program untuk diformulasikan.
Sebagai ilustrasi kita menjabarkan strategi pertama “anda harus meyakini bahwa perubahan hanya dapat dilakukan sepanjang anda memiliki niat untuk berubah, untuk itu perlu komitmen diri anda sendiri“. Untuk mencapai sasaran NO.1, yang telah digariskan, maka strategi diatas digariskan, apakah akan belajar sendiri, belajar mengikuti kursus, belajar dengan privat dsb. Selanjutnya disusunlah program yang mengaitkan serangkaian tindakan yang berisikan sumber daya yang diperlukan.
8. KESIMPULAN
Membangun dan memelihara suatu kepribadian yang utuh berarti adanya suatu kepercayaan diri sebagai sumber sukses dan kemandirian melalui peningkatan kedewasaan rohaniah, sosial, emosial dan intelektual.
Sejalan dengan apa yang kita utarakan diatas, maka sukses dan kemandirian tidak mungkin kita raih, bila kita tak berkeinginan untuk mendorong kemajuan berpikir. Tak satupun ummat didunia tidak meyakininya bahwa kemajuan suatu ummat akan terletak pada cara berpikirnya.
Oleh karena itu hasil pemikiran dan ilmu pengetahuan sangat menentukan kemajuan ummat dalam bidang agama dan bidang dunia adalah manusia harus menggali tambang emas yang ada pada dirinya yaitu pikiran untuk kehidupan baik di dunia kini maupu di akhirat nanti.
Betapa sempurnanya ajaran Islam mengajarkan agar setiap orang mau memikirkan berbagai kejadian langit dan mengamati alam semesta, menghayati dan mentafakkuri setiap persoalan dan peristiwa yang terdapat dalam alam semesta ini, supaya meyakini terhadap kebesaran, kekuasaan dan kesempurnaan Allah swt, yang menjadikan dan mengatur semuanya, sehingga makin sadarlah akan segala kelemahan dirinya masing-masing dihadapan Allah SWT.
Akhirnya, marilah kita mengingat kata-kata mutiara yang diucapkan Muhammad S.A.W berupa “Bekerjalah bagi kehidupanmu, seakan-akan kamu akan hidup selamanya, dan beribadahlah kepada Tuhanmu seakan-akan kamu akan mati besok”, oleh karena itu berdayakanlah otak untuk berpikir, bekerja dan belajar dengan suatu rencana sebelum bertindak.

Makanan Sesuai Golongan Darah



GOLONGAN DARAH O

Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat.

Tingkah Laku : Berenergi & tidak mudah putus asa

Masalah yang dihadapi : Kencing manis, masalah usus dan pencernaan, peredaran darah kurang baik, sakit pinggang danbelakang, kegemukan, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar asam urat tinggi, penyakit kanker, gout,penyakit jantung, penyumbatan arteri.

Diet : Makanan tinggi protein & kurangi karbohidrat

Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak china, bluberi, ceri, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, Daging ( sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi )

Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang ( hitam, merah, buncis, kedelai ), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terung, tomat, labu, Daging ( ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci )

Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras

GOLONGAN DARAH A

Golongan darah A merupakan manusia pertama yang menjalankan aktifitas pertanian karena nenek moyang sudah tinggal menetap dan tidak lagi suka berperang.

Tingkah Laku : Bertanggung jawab & romantis

Masalah yang dihadapi : Hilang kesabaran diri atau cepat marah, rembesan sebum berlebihan, penyakit jantung dan masalah saluran darah, kanker dan ulser, gaster, kegemukkan.

Diet : Makanan berkarbohidrat tinggi & kurangi lemak

Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, bluberi, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun).

Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Ikan tuna, telur ayam & bebek, telur puyuh, biji wijen, biji bunga matahari, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara)

Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging (sapi, kerbau, domba, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan), lobster, gurita, kepiting, belut, kodok, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, susu, murni, acar, terung, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda.

GOLONGAN DARAH B

Kunci golongan darah B adalah keseimbangan. Orang bergolongan darah B tumbuh dan berkembang baik melalui apa yang telah disediakan oleh dunia hewan dan tumbuhan. Artinya golongan darah B menunjukan kemampuan yang canggih dalam perjalanan evolusinya.

Tingkah Laku : Adaptasi & analitika

Masalah yang dihadapi : Kerusakan system syaraf, kesulitan untuk tidur berkualitas, sakit kepala dan migren, penyakit hati dan saluran empedu, masalah haid, sakit tulang belakang, kegemukkan, penyakit jantung.

Diet : Susu & produk susu

Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Ikan laut, susu sapi, keju, buburgandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terung, teh hijau, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa)

Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi)

Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol.

GOLONGAN DARAH AB

Golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling modern dan berusia kurang dari 1.000 tahun, jarang (5 % dari jumlah populasi), dan bersifat kompleks secara biologis. Karena anda membawa anti gen A dan B.

Tingkah Laku : Cerdik & penyabar

Masalah yang dihadapi : Perut kembung sakit jantung dan masalah saluran darah, kanker, kegemukkan, kesulitan tidur berkualitas, sakit sendi dan tulang.

Diet : Dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis makanan

Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Ikan sardin, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), the hijau, anggur merah, Daging (domba, kelinci, kalkun),

Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging burung unta,

Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol

Senin, 01 Desember 2008

Balance Scorecard

Dalam sebuah perusahaan perlu dilakukan pengukuran tingkat kinerja baik itu dari internal maupun eksternal perusahaan ataupun dari aspek finansial maupun non finansial. Tujuan dari pengukuran tersebut untuk mengetahui tingkat kinerja sebuah perusahaan (apakah perusahaan profitable???)

Balance Scorecard disini adalah merupakan suatu alat pengukuran kinerja perusahaan yang didasarkan kedalam 4 perspektif, yaitu :
1. Perspektif Keuangan
2. Perspektif Pelanggan
3. Perspektif Proses Bisnis Internal
4. Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran

Dengan 4 perspektif ini perusahaan dapat mengetahui kinerja yang berada pada perusahaannya, sehingga untuk kedepannya perusahaan dapat meningkatkan ukuran kinerjanya. Dari masing-masing perspektif perusahaan dapat ditentukan Key Performance Indikator, yang akan dijadikan dalam ukuran kinerja.

Karakteristik dalam Balance Scorecard;
pertama Komprehensif jadi pengukuran tidak hanya dilakukan pada 1 perspektif saja tetapi juga diperluas ke perspektif yang lain, ex financial maupun non financial, internal maupun eksternal
kedua Koheren, mempunyai suatu hubungan sebab akibat ex faktor financial harus berhungan dengan pelanggan, pelanggan harus berhubungan dengan bisnis internal, bisnis internal harus berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan.
Ketiga Seimbang, Harus seimbang antar faktor yang saling diperbandingkan ex : Financial dan non financial
Keempat Terukur, berdasarkan prinsip SMART (Spesific, Measurable, Achivable,Reliable dan Timebone)

Contoh Pengukuran Dalam sebuah unit Usaha :

Perspektif Financial :Tingkat pengembalian modal dan nilai tambah ekonomis, tingkat efisiensi usaha.
Perspektif Pelanggan :Kepuasan pelanggan, retensi (kemampuan mempertahankan pelanggan lama), pangsa pasar, dan kemampuan menarik pelanggan pelanggan baru.
Perspektif Bisnis Internal :Inovasi, mutu, pelayanan purna jual, efisiensi biaya produksi dan pengenalan produk baru
Perspektif Pertumbuhan :Kemampuan pekerja, kepuasan pekerja, dan ketersediaan sistem informasi serta kinerja kelompok (team performance)

To be Continue...